Published On: Wed, Aug 30th, 2017

Culik Anak SD, Minta Uang Tebusan, Pelaku Ditembak di Kaki

Kapolres Palu AKBP Christ R. Pusung (kedua dari kanan) menunjukkan surat ancaman daripekau penculikan anak diMapolsek Palu Barat, Rabu (28/8/2017). Penculik DK (tengah pakai masker). (Foto: Humas Polres Palu)

PALU, beritapalu.NET | Modus mendapatkan uang dengan cara menculik anak diPalu ternyata bukan isapan jempol belaka. Senin (28/8/2017) lalu, seorang bocah SD berinisial SW (13 tahun) diculik seorang pria berinisial DK (44) tahun lalumeminta uang tebusan untuk pembebasan sang bocah.

Sayangnya, sebelum uang segar sebesar Rp40 juta yang diintainya didapatkan, ia keburu ditembak oleh polisi dari satuan Reskrim Polsek Palu Barat. Tentu saja, peluru timah yang menembus kaki sang aktor membuatnya tak bisa berbuat apa-apa kecuali berhadapan dengan hukum.

Kronologis peristiwa bermodus penculikan anak untuk mendapatkan uang itu disampaikan oleh Kapolres Palu AKBP Christ R.Pusung di Mapolsek Palu Barat, Rabu (30/8/2017).

Kapolres mengutarakan, pada Senin (28/8/2017) seorang pria berinisial AS (30 tahun) datang ke Polsek Palu Barat dan melaporkan telah terjadi penculikan anak dan pemerasan kepada orang tuanya di Jalan Delima, Kelurahan Bayaoge, Palu Barat.

Pelapor menceritakan, pada saat ibu pelapor sedang memasak di dapur, datang seorang laki-laki yang tidak diketahui identitasnya. Orang tersebut memberikan selembar surat kepada ibu pelapor yang berisi bahwa adik pelapor telah diculik dan pelaku meminta uang tebusan sebanyak Rp40 juta kepada ibu pelapor.

Mengetahui hal tersebut Kanit Reskrim, Unit Buser, bersama Piket Reskrim Polsek Palu Barat mencari tahu keberadaan tersangka. Setelah didapatkan informasi keberadaan tersangka di seputaran wilayah Taman Ria, Unit Reskrim melakukan penangkapan.

Pada saat diamankan, tersangka sedang bersama korban yang tak lain bocah siswa SD itu. Karena mencoba melawan dan melarikan diri, petugas terpaksa melumpuhkannya dengan menembak bagian kaki kirinya.

Atas tindak pidana yang dilakukannya itu, DK akan dijerat Pasal 333 KUHP tentang Perampasan Kemerdekaan Prang, Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan yang ancaman hukumannya selama 9 tahun penjara.

Sejumlah barang bukti berhasil diamankan petugas, seperti Handphone yang nomornya sama dengan nomor yang dituliskan di permintaan uang tebusan kepada orang tua korban. Selain itu, selembar surat yang berisi ancaman dan permintaan tebusan atas penculikan itu, sebuah motor Yamaha Nopol DN 3565 JE yang digunakan pelaku menjemput korban di sekolah. (afd/*)

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

%d bloggers like this: