Published On: Fri, Mar 18th, 2016

Atasi Begal,  Pemkot Makassar akan Pasang 1000 CCTV

Share This
Tags

MAKASSAR – Aksi-aksi begal di Kota Metropolitan Makassar, semakin sering terjadi dengan korban warga masyarakat. Ada beberapa warga  jadi korban bengal sampai meninggal dunia, belum lagi korban yang cacat seumur hidup.

Menurut Wakil Wali  Kota Makassar, Dr.Syamsul Rizal, M.Si, perilaku begal itu masuk dalam kategori kejahatan jalanan dan kekerasan sosial.

Awalnya aksi begal di kalangan aparat pemerintah kota dianggap sebagai kriminalitas biasa  tetapi melihat aksi dan korban jiwa berjatuhan maka aksi begal sudah merupakan  kejahatan jalanan yang meresahkan warga kota, tandas Syamsul Risal.

Syamsul Risal menyatakan hal itu pada Dialog Publik Menakar Kriminalitas Begal di Kota Makassar, di Gedung Finisi UNM, Kamis (17/3/2016). Dialog itu juga dihadiri anggota Mediasi Centre Kantor Gubernur Sulsel, Prof.Dr.Andi Agustang, M.Si, Kabag Operasi Poltabes Makassar, Drs.Abd Azis dengan moderator, Dr.Musdaliah Mustajab, M.Pd. Ratusan mahasiswa dan dosen hadi pada acara yang dibuka oleh Dekan FIS UNM, Prof. Dr. Hasnawi Haris, M. Hum.

Lanjut, pemerintah kota mengambil kebijakan dengan target 2019 akan terpasang 1000 CCTV pada semua gedung bertingkat 3 dengan koneksi alat tersebut dengan kantor Walikota Makassar. Alat perekam itu akan membantu aparat pemerintah  meminimalisasi aksi kejahatan, katanya.

Semenatar itu, Prof Andi Agustang menilai,  aksi begal yang terjadi belakangan ini semakin menakutkan dan mencekam warga kota. Korban berjatuhan malah sampai ada yang meninggal karena dibengal menjadikan penghuni kota ini ada rasa takut dan rasa  tidak aman kalau keluar rumah di malam hari, tegas Ketua Prodi S3 Sosiologi PPs-UNM ini .

Aksi-aksi begal itu dalam pendekatan sosiologi masuk dalam kategori kekerasan sosial. Kenyataan demikian itu muncul dan berkembang di tengah masyarakat disebabkan kacaunya tatanan sosial selama ini, tandas profesor pertama alumni SMAN Mare Bone ini.

Ketua Prodi S1 Sosiologi FIS UNM, Idham Irwansyah Idrus dalam sambutannya mengemukakan, mahasiswa sosiologi yang memprogramkan mata kuliah kriminologi telah melakukan penelitian tentang begal dengan mengunjungi Polsek di seluruh Kota Makassar. Kehadiran mahasiswa di lapangan sekaligus mendekatkan mereka dengan masalah-masalah sosial di tengah masyarakat, tandas Idham yang juga mahasiswa S3 Sosiologi PPs-UNM ini. (afd/j.mustafa)

About the Author

-

beritapalu.net | Portal berita online, mengabarkan tentang Palu – Sulawesi Tengah dan sekitarnya…

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. Artikelnya sangat menarik, semoga bisa bermanfaat bagi orang banyak, lanjutkan kerja kerasnya yah gan ^_^

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

%d bloggers like this: